Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Sekjen PNPS Minta Senior GMKI Memaknai Nilai Kesatuan Secara Teologis

JAKARTANEWS.ID -YOGYAKARTA: Seluruh Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia harus kembali ke nilai- nilai persatuan. Oleh kerena itu bisa dilakukan bila kembali kepada motto UT Omnes Unum Sint, agar semua menjadi satu.

Demikian Sekretaris Jenderal Pengurus Nasional Pengurus Senior (PNPS) Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Dr. Sahat Hangoluan Maruli Tua Sinaga., SH.,MKn mengatakan di acara Senior Gathering & Bible Camp Nasional Ke-1 Senior GMKI Tahun 2023, Kamis (28/09/2023), di Sekretariat BPC GMKI Yogyakarta, Jl. Semiorono Baru No. 54, Yogyakarta.

Sahat menuturkan, langkannya persatuan di negeri ini akan sangat berbahaya bagi Indonesia ke depan. Karena itu, persatuan itu bagi seluruh kader GMKI bukan sekedar seromonial. Sebaliknya, dalam Yohanes 17: 21 memiliki makna teologis yang sangat mendalam yang menjadi pedoman sebagai warga negara yang bertanggung jawab.

Dalam acara Senior Gathering & Bible Camp Nasional ke-1 Senior GMKI Tahun 2023 itu disambut para pelajar anggota GMKI Yogyakarta mengenakan pakaian adat Nusa Tenggara Timur (NTT), Sumba. Kemudian, di dalam Aula Sekretariat BPC GMKI Yogyakarta, para ratusan senior dari Indonesia dijamu tarian Jawa dan tarian Tor-tor asal Sumatera Utara.

“Itulah Indonesia, beragam budaya, bahasa, etnis dan agama. Tapi hanya melalui persatuan itu Indonesia terap masih eksis hingga kini,” tukas dosen Fakulta Hukum Universitas Kristen Indonesia (FH UKI) itu.

Menurutnya, jika para anggota GMKI se-Indonesia sebagai kader gereja dan kader bangsa tidak dapat memaknai dan menerapkan persatuan Indonesia maka sangat disayangkan. Karena, lanjut Sahat, GMKI adalah agen perubahan baik di gereja, perguruan tinggi, dan masyarakat.

Menurut Sahat, seluruh kader dan senior GMKI wajib memaknai Yohanes 17: 21 sebagai pondasi persatuan. “Karena persatuan itu lah Indonesia menjadi Bhineka Tunggal Ika, jadi tahun politik jangan membuat hubungan para kader dan senior menjadi renggang dan terpecah belah,”imbuh mantan Sekretaris Jenderal DPP PDS itu.

Dalam pertemuan hadir Anggota DPR Periode 1999-2004 Firman Jaya Daely, yang juga Ketua Panitia Senior Gathering & Bible Camp Nasional ke-1 Senior GMKI Tahun 2023, Sekretaris Lembaga Alkitab Indonesia Sigit Triyono, Calon Anggota Legislatif DPD RI daerah pemilihan Jahenos Saragih, Pendeta Mahasiswa Satya Wacana Pdt. Ferry Nahusona, Anggota DPR RI Periode 1999-2004 Sterra Pieterz, dan wartawan senior Kompas Sonya Helen Sinambor.

Akan hadir, Ketua Umum PNPS GMKI yang juga Deputi I Kepala Staf Presiden (KSP) Febri Calvin Tetelepta, Tenaga Ahli Utama KSP Theo Litaay, dan Senior GMKI yang juga Pimpinan Gereja Ortodoks Syiria Dr. Bambang Noersena.

Berdasarkan keterangan panitia, acara berlangsung dari tanggal 28-30 September, di tiga kota Yogyakarta, Salatiga dan Solo. Di Yogyakarta para senior dijamu ke tempat wisata Heha Sky View. kemudian, malam hari akan digelar pertemuan senior GMKI dengan Calon Presiden Ganjar Pranowo dengan mengambil thema “Bincang Santai” lewat Zoom meeting.

Hari kedua, dalam susunan acara, di Salatiga, Jumat (29/9), bertemu PJ Wali Kota Salatiga Sinoeng Noegroho Rachmadi, dan bertemu dan tukar cinderamata dengan DPRD Kota Salatiga.

Kemudian, diskusi bertajuk “Relasi Yahudi-Kriaten dalam Lintasan Sejarah dengan pembicara Dr. Bambang Noorsena, yang juga mantan Ketua GMKI Malang, Jawa Timur.

Selanjutnya diskusi mengambil thema “Critical Engagement di Antara Islam-Kristen di Indonesia”, pembicara Izak Lattu, Ph.D (Kristen) dan Dr. Tedi K (Islam).

Hari ketiga, mengenai Keraton Kasunan & Kerajaan Mataram yang dipandu Protokoler Istana. Berdasarkan keterangan pihak keraton untuk memasuki istana dilarang mengenakan batik bergambar senjata. Wanita mengenakan anrok, dan pria mengenakan celana bahan. (Ralian)

Tinggalkan Balasan