Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Cak Imin Sebut Food Estate Gagal, Firman Soebagyo: Karena Dikelola dengan Sistem Pemerintah

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar (Cak Imin) menyebut proyek food estate terbukti gagal dalam menjawab pertanyaan soal melambungnya harga bahan pokok terutama beras.

Menanggapi hal itu, Anggota Komisi IV DPR RI Firman Soebagyo menilai food estate menjadi sebuah keniscayaan kalau dikelola secara profesional, justru program food estate kalau dikelola dengan sistem pemerintah pasti gagal.

“Sebagai contoh misalnya PT Perkebunan, karena terlalu banyak campur tangan pemerintah nyaris tidak ada satupun yang berhasil,” ungkap Firman, Selasa (3/10/2023).

Karena itu, saran Waketum Partai Golkar ini, konsep food estate menjadi sebuah keniscayaaan dan pemerintah harus banyak belajar dari negara maju,

“Di mana semua food estate yang dikelola secara profesional bisnis justru berhasil bukan dikendalikan pemerintah. Pemerintah seharusnya jadi fasilitator saja,” tuntas Firman Soebagyo.

Sebelumnya, Cak Imin menyatakan, food estate atau lumbung pangan nasional terbukti gagal.

Cak Imin menilai perlu ada manajemen bisnis pangan raksasa nasional untuk mengatasi persoalan pangan.

Mulanya, Cak Imin menyinggung produktivitas pangan bukan digerakkan melalui food estate.

Dirinya menyebut, peningkatan produktivitas pangan bisa melalui pengorganisasian manajemen pengelolaan tani yang lebih besar dan dipimpin oleh pemerintah.

“Kita harus bergeser, produktivitas pangan ini harus digerakkan secara masif, bukan melalui food estate, tetapi melalui peningkatan produktivitas lahan dan tanah milik rakyat dan petani,” saran Cak Imin

“Dengan cara pengorganisasian manajemen pengelolaan tani yang lebih besar dan dipimpin oleh pemerintah, pemilik tanah kecil bisa digabungkan dalam satu koordinasi seperti pengelolaan perusahaan dan pemerintah yang memimpin,” tukas Cak Imin. (Daniel)

Tinggalkan Balasan