Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Tidak Terkait Kebijakan Mendag Zulkifli Hasan, Skandal Gula Mengarah Kepada Kader Nasdem dan PKB?

Jawaban Atas Pertanyaan Media

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Tegaskan Mendag Zulkifli Hasan yang juga Ketua Umum Partai PAN tidak terkait Skandal Gula, Kejaksaan Agung fokus kepada kebijakan (Mendag, Red) sejak 2015 – 2023.

Periode 2015 dijabat oleh Rachmat Gobel yang tercatat sebagai Kader Partai Nasdem yang resmi mengusung Capres dan Cawapres Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar.

“(Jadi, Red) tidak ada kaitannya dengan kebijakan Mendag Zulkifli Hasan yang dilantik pada bulan Juni 2022,” tegas Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana, Jumat (6/10).

Penegasan Kejagung ini, menurut Ketut atas berbagai pertanyaan wartawan seputar bakal dipanggil tidak Zulkifli yang juga Ketum PAN dan pendukung Capres Prabowo Subianto, dalam Skandal Gula.

Ketut menambahkan, justru Mendag saat ini memberikan kesempatan untuk membuka kasus ini secara objektif dan transparan.

“Selain itu, ia juga memberikan akses kepada Tim Penyidik untuk melakukan penggeledahan dalam rangka mengumpulkan alat bukti pada Selasa (3/10),” tuturnya.

Oleh karena tidak adanya hubungan dengan penanganan perkara tersebut, jelas Ketut, Mendag Zulkifli Hasan tidak akan dilakukan pemanggilan sebagai saksi dalam perkara dimaksud.

“Dia tidak akan dipanggil sebagai saksi dalam perkara tersebut,” pungkasnya.

NASDEM DAN PKB

Dari catatan Jakartanews. Id, Rachmat Gobel yang juga pengusaha kondang ini menjabat pada Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla mulai 27 Oktober 2014 – 12 Agustus 2015.

“Suka tidak suka faktanya yang menjabat periode 2015 – 2022 adalah kader Nasdem dan PKB,” komentari Ketua Tim Advokasi Patriot Indonesia (TAPI) Iqbal D. Hutapea, Sabtu (7/10).

Apakah kemudian langkah penanganan perkara diarahkan kepada partai yang dianggap atau disukai pemerintah ?

Iqbal angkat tangan dan menyarankan untuk mengikuti saja perkembangan penyidikan perkara.

“Kalau dalam Politik itu sesuatu serba mungkin. Sedangkan Hukum bicara alat bukti alias kepastian. ”
“Kami percaya Kejagung melangkah karena ada fakta hukum bukan sebab lain,” akhirinya.

Usai Gobel direshuffle, Thomas T. Limbong diangkat menggantikan Rachmat Gobel, Rabu (12/8/2015). Thomas adalah orang Profesional.

Kurang setahun menjabat, Thomas digantikan Enggartiasto Lukita yang tercatat juga Kader Nasdem dilantik
pada 27 Juli 2016 – 20 Oktober 2019.

Seterusnya, Enggar mantan kader Golkar direshuffle dan digantikan Politisi PKB Agus Suparmanto yang dilantik pada Rabu (23/10/2019).

Berikutnya, Agus digantikan M. Lutfi yang tercatat Mantan Mendag era Presiden SBY periode 14 Februari 2014 – Oktober 2014 yang dilantik pada Selasa (22/12/2020).

Terakhir, Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan didapuk menggantikan Lutfi pada Rabu (15/6/2022). (ahi)

Tinggalkan Balasan