Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Karo Hukum Kemendag Disasar Kejaksaan Agung Temukan Tersangka Skandal Gula

Ingatkan Memori Skandal Migor

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Upaya temukan tersangka Skandal Gula, Kejaksaan Agung periksa Karo Hukum Kementerian Perdagangan Sri Hariyati.

Pemeriksaan ini sebagai tindak lanjut atas diterbitkan Sprindik pada Selasa (3/9) dan dirilis langsung oleh Direktur Penyidikan Kuntadi.

Belum diketahui alasan Karo Hukum diperiksa terkait sengkarut gula sejak era Mendag Rachmat Gobel (2015) sampai Sera Mendag Zulkifli Hasan (2023).

Kapuspenkum Dr. Ketut Sumedana hanya menyebutkan langkah tim penyidik tersebut bagian untuk memperkuat penyidikan dan melengkapi pemberkasan.

“Sekaligus untuk membuat terang tindak pidana (guna menemukan tersangka, Red),” katanya, Senin (9/10) malam.

Secara terpisah, turut diperiksa NMKD selaku Koordinator Bidang Pengawasan Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting Kemendag.

Sampai, pemeriksaan berakhir belum diikuti langkah pencegahan bepergian ke luar negeri terhadap para pihak terkait.

SYARAT MUATAN?

Sejak disidik pada Selasa (3/9) perkara ini sempat diwarnai aneka pertanyaan mulai dugaan dibidiknya kader Nasdem dan PKB (melalui Rachmat Gobel, Enggartiasto Lukita dan Agus Suparmanto) notabene pendukung Capres Anies Baswedan dan Gus Imin.

Rachmat Gobel yang juga pengusaha kondang ini menjabat pada Pemerintahan Jokowi – Jusuf Kalla mulai 27 Oktober 2014 – 12 Agustus 2015.
Lalu, Kader Nasdem lainnya Enggartiasto Lukita menjabat 27 Juli 2016 sampai 20 Oktober 2019.

Sedangkan Agus Suparmanto (PKB) menjabat sejak Rabu (23/10/2019) hingga digantikan M. Lutfi pada 14 Februari pada Selasa (2212/2020).

Terakhir, Zulkifli Hasan yang dilantik pada Rabu (15/6/2022) menggantikan M. Lutfi notabene PAN dimana Zulkifli sebagai Ketua Umum mendukung Capres Prabowo Subianto.

Pertanyaan pun mengemuka, khususnya terkait Zulkifli Hasan yang dikenal dengan sebutan 12Pas dalam iklan TV. Awak Media silih berganti mempertanyakan kepada Kejagung.

Pada Jumat (6/10), Kapuspenkum Ketut Sumedana pun bicara bahwa perkara ini tidak ada kaitannya dengan kebijakan Mendag Zulkifli Hasan.

“Mendag Zulkifli Hasan baru dilantik pada bulan Juni 2022,” tegasnya.
Statement ini tak urung menimbulkan kesan adanya dugaan Kader Nasdem dan PKB yang disasar.

“Rasanya terlalu dini, untuk mengambil kesimpulan. Kita ikuti dahulu penyidikan oleh Kejagung,” tanggapi Pegiat Anti Korupsi Iqbal D. Hutapea, Selasa (10/10).

SKANDAL MIGOR

Kedatangan dua Pejabat Kemendag ini mengingatkan pada penyidikan kasus Skandal Migor (Minyak Goreng).

Nyaris, semua Petinggi Kemendag termasuk M. Lutfi (usai dicopot sebagai Mendag) bergantian mendatangi Gedung Bundar alias Pidsus, Kejagung seakan Kantor Kemendag sudah pindahan ke Pidsus.

Perkara Migor yang menyita perhatian publik itu, akhirnya menjadikan Dirjen Daglu I. Wisnu Wardhana sebagai tersangka dan sampai kasasi dinyatakan bersalah.

Belum habis disuguhkan pemandangan tersebut, beberapa waktu kemudian hal serupa terulang lagi terkait Skandal Impor Baja. Seperti Sinetron Kejar Tayang.

“Saya tidak melihat dari sisi itu, meski sulit
dihindari. Yang saya lihat dan apresiasi langkah Jampidsus dan Jajaran yang bisa menemukan, membongkar dan mempidanakan,’ akhiri Iqbal. (ahi)

Tinggalkan Balasan