Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Kajati Sumsel: Tegakan Hukum Secara Objektif Bukan Transaksional

Pesan Sebelum Duduki Sesjamintel

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Tegakan hukum secara objektif namun humanis dan hindari penegakan hukum yang bersifat transaksional.

“Demikian pesan saya buat Jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Kejaksaan Negeri (Kejari) se-Sumsel,” kata Kajati Sumsel Sarjono Turin, Rabu (11/10).

Pesan Turin disampaikan seiring akan dipindah tugaskan pada jabatan yang lebih tinggi di Kejaksaan Agung sebagai Sekretaris Jaksa Agung Muda Intelijen (Sesjamintel) sesuai SK Jaksa Agung No. 272 Tahun 2023, Senin (9/10/).

Jabatan Kajati (Kepala Kejaksaan Tinggi) yang ditinggalkan akan ditempati Dr. Yulianto, SH, MH yang kini menjabat Kapus Pendidikan dan Pelatihan Teknis Fungsional pada Badiklat Kejaksaan.

Selama menjabat 13 bulan sejak dilantik pada Kamis (8/8/2022) banyak karya yang dihasilkan Kejati Sumsel dan Kejari se-Sumsel.

Diantaranya, Dana Hibah Bawaslu oleh Kejari Ogan Ilir, Dana Hibah Koni Sumsel dan Akuisisi Saham oleh anak usaha PT. Bukit Asam oleh Kejati Sumsel.

HOAKS

Menurut Turin, penegakan hukum secara objektif dan sebaliknya menghindari penegakan hukum transaksional berlaku tidak hanya dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi juga tindak pidana umum dan lainnya.

“Semua semata demi kepentingan hukum agar Trust Publik terus terpelihara dan akhirnya secara sukarela berpartisipasi dalam penegakan hukum, ” harap Turin yang kini tengah sibuk menyelesaikan program doktor hukumnya.

Selain hal tersebut, Turin juga meminta para pihak yang berkepentingan dengan penegakan hukum untuk menyampaikan laporan atau pengaduan yang didasari fakta hukum bukan hoaks.

“Apalagi pada tahun Politik ini. Bila laporan bersifat asumtif bukan hanya berdampak hukum, lebih luas lagi mencoreng aparat penegak hukum,” tuturnya.

PUTRA JAMBI

Terakhir, dia secara jujur berharap dukungan dari internal Kejati Sumsel terus dipelihara tidak hanya saat dirinya menjabat juga saat pejabat baru masuk.

Tak kalah pentingnya, sinergitas yang tebangun melalui Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Tingkat I dan II se-Sumsel terus dipelihara dan ditingkatkan.

“Saya merasakan dukungan dari semua pihak saat menjabat baik internal maupun eksternal. Pada akhirnya, semua pekerjaan menjadi lebih mudah. ”

Mengakhiri percakapan dengan Jakartanews.id, Turin juga mengucapkan terima kasih kepada Warga se-Sumsel, khususnya Wong Kito Galo.

“Saya merasakan seperti di daerah asal saya, baik budaya dan bahasanya. Benar-benar menyenangkan,” akhiri Turin yang dilahirkan dan dibesarkan sampai menyelesaikan Strata Satu di FH- Universitas Jambi di Jambi.

Pempeknya mungkin bikin betah kali Pak. (ahi)

Tinggalkan Balasan