Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Asrena Polri Selenggarakan Seminar FKP Wujudkan Pelayanan Publik Polri yang Presisi

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Kepala Asrena Polri Brigjen Mas Gunarso mewakili Asrena Kapolri, membuka acara seminar Forum Konsultasi Publik (FKP) di lingkungan Polri yang diselenggarakan di Menara Peninsula Hotel Jakarta, Senin (23/10/2023).

Mas Gunarso menyampaikan pentingnya dialog dan interaksi antara Polri dan masyarakat untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dengan tema “Membangun Kualitas Pelayanan Publik Berdasarkan Tindaklanjut Pengaduan Masyarakat Menuju Polri Yang Presisi.”

“Acara ini bertujuan untuk mendengarkan pandangan, masukan, dan kritik dari berbagai pihak yang berkepentingan dalam upaya peningkatan kinerja Polri,” kata Mas Gunarso, saat membacakan pidato Asrena Kapolri IRJEN POL. Wahyu Hadiningrat, Senin (23/10/2023).

FKP adalah ajang diskusi dan konsultasi publik yang digelar untuk membahas berbagai isu terkait Kepolisian dan pelayanan publik.

Pada acara FKP hari ini menghadirkan sejumlah narasumber yang kompeten dalam berbagai bidang terkait di antaranya:

Rasikin dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, yang membahas isu-isu terkait reformasi birokrasi dan tata kelola pemerintahan.

Membahas Kondisi SP4N Lapor di lingkungan Polri, dari 1.322 jumlah laporan, 70% Tindaklanjut, dan 10,8 rata-rata Tindaklanjut per-hari.

Kemudian Siti Chusnul Chotimah dari Ombudsman menyampaikan materi Persepsi masyarakat terhadap pelayanan publik di Indonesia.

“Publik selalu menuntut kualitas pelayanan publik yang baik dari penyelenggara, meskipun tuntutan ini tidak selalu sesuai dengan harapan. Karena pelayanan publik senyatanya masih ditandai adanya biaya/pungli, tidak jelasnya proses layanan, ketidakjelasan persyaratan yang diperlukan, serta lambat dan berbelit-belit,” ujar Chusnul.

“Sedangkan permasalahan pelayanan publik adalah rendahnya kepatuhan,  maladministrasi rendah dan kualitas pelayanan publik rendah,” tambahnya.

Selanjutnya, Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) AKBP Napitupulu Yogi Yusuf memaparkan tugas Kompolnas berdasarkan Perpres No.17/2011:

1. Membantu Presiden dalam menetapkan arah kebijakan Polri
2. Memberikan pertimbangan kepada Presiden dalam pengangkatan dan pemberhentian Kapolri.

Terkait analisa hasil SKM Kompolnas, permasalahannya adalah komunikasi dan transparansi:

– SP2HP tidak diberikan atau lambat diberikan
– Ketika pelapor menghubungi penyidik tidak direspon atau sulit dihubungi
– Penyidik dinilai berpihak dan tidak profesional.

Terakhir, Kabag Dumas Rorenmin Itwasum Polri Kombes Pol Eko Trisnanto menyampaikan topik membangun kualitas pelayanan publik berdasarkan tindak lanjut Dumas yang presisi.

Menurut Eko, sesuai amanat Presiden pada HUT Bhayangkara ke-77 (1  Juli 2023). Polri ibarat sapu lidi, tidak ada blok-blokan, tidak ada patron-patronan,  kualitas SDM di jaga sejak rekruitmen, sistem promosi diperbaiki, dan sistem pengawasan diperketat.

“Kekuatan Polri besar dan jangan disalahgunakan. Peran Polri agar dijalankan secara profesional,” tuturnya.

Komitmen Polri dalam Pemilu 2024, menjamin pengamanan terselenggaranya Pemilu yang damai dan jurdil.

Netralitas Polri dalam Pemilu sesuai dengan Undang-undang No.2 Tahun 2002 Pasal 28 ayat 1 dan 2, Perpol No.7 Tahun 2022 tentang Kode Etik Profesi Polri (KEPP), Surat Telegram Nomor STR/246/III/OPS.1.3/2022 tanggal 22 Maret 2022.

Seminar FKP merupakan wadah yang penting dalam mewujudkan Polri yang lebih baik dan melayani masyarakat dengan lebih baik.

Melalui diskusi terbuka dan konsultasi publik, Polri berharap dapat terus memperbaiki diri dan menjawab tuntutan serta kebutuhan masyarakat dalam memberikan pelayanan yang lebih baik.

Acara ini diinisiasi oleh Asrena Mabes Polri dan dihadiri oleh sejumlah peserta, termasuk Kabag RBP Rorena Polda, Kasubbag Rengident Ditlantas, Kabag Was Sidik Ditreskrimum, Kasi Yanlik Ditintelkam, dan Kasubbag Dumas Anwas Itwasda. (Amin)

Tinggalkan Balasan