Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Kejagung Pastikan Penyidikan Skandal Emas Berujung Penetapan Tersangka

Ditemukan Unsur Penyelenggara Negara

JAKARTANEWS.ID-JAKARTA: Kejaksaan Agung pastikan penyidikan perkara pengelolaan kegiatan usaha komoditi emas alias Skandal Emas akan berujung pada penetapan tersangka.

“Kuncinya, jika sudah ditemukan unsur penyelenggara negaranya, ” kata Jampidsus Dr. Febrie Adriansyah, Senin (23/10) malam.

Kepada wartawan, Febrie membenarkan penetapan tersangka perkara ini agak lama dibanding perkara lain yang disidik oleh Gedung Bundar alias Pidsus.

Menurut dia, hal tersebut terkendala karena adanya dua kebijakan yang berbeda di instansi tersebut.

“Apakah ini masuk UU Pabean atau UU Tipikor. Ini menjadikan penetapan tersangka agak lama, ” ungkapnya.

Namun demikian, Febrie memastikan jika penyidik menemukan unsur penyelenggara negara, otomatis dijerat dengan UU Tipikor.

“Tersangka baru dapat ditetapkan,” pungkasnya.

Instansi yang dimaksud patut diduga Ditjen Bea dan Cukai (BC) ?

Hal ini mengacu kepada keterangan Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan dalam Raker dengan Jaksa Agung, Senin (14/6/2021).

Arteria menyebut dugaan keterlibatan Oknum Pejabat BC meloloskan impor emas batangan, tapi dalam dokumen disebut bongkahan emas.

BERULANG

Perkara yang disidik mulai Rabu (10/5/2023) sudah puluhan Jajaran PT. Aneka Tambang (Antam), Kantor Bea Cukai (BC) Soetta dan Ditjen BC serta Importir Emas PT. Indah Golden Signature (IGS) dan PT. Untung Bersama Sejahtera (UBS) serta lainnya diperiksa.

Kantor IGS, UBS di Jalan Genteng dan Tambaksari Surabaya serta lainnya turut digeledah dan disita sejumlah alat bukti.

Sejumlah saksi yang telah diperiksa, mulai 3 Direktur pada Ditjen Bea dan Cukai (BC), yaitu Direktur Kepatuhan Internal Agus Hermawan, R. Fajar Donny Tjahyadi (Direktur Teknis Kepabeanan) dan Direktur Penindakan dan Penyidikan Bahaduri Wijayanta Bekti Mukarta.

Gerbong Kantor BC Soetta, Mantan Kepala Kantor Finari Manan, Senin (5/6), Kabid Penindakan dan Penyidikan Budi Iswantoro pada Selasa (30/5) dan Rabu (31/5).

Dari Jajaran Antam, Direktur Keuangan dan Manejemen Risiko Elisabeth RT. Siahaan yang sudah 4 kali diperiksa, Selasa (20/6), Selasa (4/7), Kamis (24/8) dan Selasa (19/9).

Lainnya Hari Widjajanto (Direktur Operasi Antam 2017) dan Aprilandi Hidayat Setia (Corporate Secretary Antam Tahun 2017) pada Selasa (8/8). (ahi)

Tinggalkan Balasan