Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Guspardi Gaus Minta KPU Segera Telusuri Dugaan Disunatnya Anggaran KPPS

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus merasa terkejut menerima kabar tentang disunatnya anggaran pelantikan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di beberapa daerah.

“Ya, kita mendengar kabar dugaan disunatnya anggaran pelantikan petugas KPPS Kabupaten Sleman yang terlaksana pada Kamis, 25 Januari 2024 lalu. Lalu ada pula kejadian serupa di Banten dan Tasikmalaya,” kata Guspardi kepada para wartawan, Selasa (30/1/2024).

Sejatinya, tutur Guspardi, anggaran konsumsi anggota KPPS dalam pelantikan Rp15.000, tetapi snack yang disajikan vendor hanya senilai Rp2.500.

Akibatnya, ujar Guspardi, sebanyak 24.199 orang petugas KPPS yang dilantik disinyalir mendapatkan snack yang dinilai tidak layak.

Politisi PAN yang kembali maju menjadi caleg DPR RI dapil Sumbar 2 no urut 2 itupun menegaskan kejadian ini tidak bisa ditolelir, apalagi penyediaan konsumsi ini melibatkan pihak ketiga (vendor).

“Harus segera dilakukan investigasi apakah pihak vendor yang bermain atau ada indikasi pihak-pihak lainnya yang terlibat,” tegas Guspardi.

“Lain lagi cerita seorang anggota KPPS yang baru saja dilantik di Tasikmalaya yang menerima uang transport sebesar Rp25 ribu. Tapi setelah ia melihat di media sosial, ternyata di Kabupaten Tasikmalaya, uang transport-nya Rp100 ribu,” lanjut Guspardi.

Oleh karena itu, Anggota Baleg DPR RI ini berharap kepada KPU sebagai penyelenggara pemilu untuk segera mengecek dugaan disunatnya anggaran pelantikan petugas KPPS secara detail di lapangan.

“Pengecekan ini dirasa penting, karena menyangkut hak dari para petugas KPPS. Kemudian untuk membuat semua menjadi lebih transparan,” pungkas Guspardi Gaus.

Sebelumnya, Ketua KPU Sleman Ahmad Baehaqi menyampaikan klarifikasi dan permintaan maafnya atas kejadian tersebut.

Dirinya menjelaskan penyediaan konsumsi pelantikan calon anggota KPPS melalui pihak ketiga atau vendor yang terdaftar dalam e-katalog, akan tetapi pihak vendor disubkan lagi pengadaannya tanpa sepengetahuan dari KPU Sleman. (Daniel)

Tinggalkan Balasan