Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Sambut Tahun Naga Kayu, Kawasan Pecinan di Jakarta Marak Pernak-Pernik Imlek

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Menjelang perayaan Tahun Baru Imlek menjadi perayaan terpenting bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Terutama di kawasan Pecinan di Jakarta tampak kental sekali suasana perayaan Gong Xi Fat Cai dengan berbagai ornamen dan pernak-perniknya.

Contohnya kawasan Pecinan seperti Pancoran Glodok, Pantai Indah Kapuk, Pluit, Kelapa Gading, dan lainnya dipenuhi hiasan dan ornamen dengan dominasi warna merah. Adapun pusat perbelanjaan, termasuk pasar tradisional menjual berbagai macam lampion, baju mandarin, topeng barongsai, ikan bandeng, jeruk bali, dan lainnya. “Suasana kemeriahan menyambut Tahun Baru Imlek 2575 Kongzili di wilayah DKI Jakarta terasa meriah. “Pedagang musiman pernak-pernik Imlek lagi panen,” ujar Lukminto, pedagang baju shanghai di kawasan Jl Pancoran, Glodok, Jakarta Barat, Jumat (9/2).

Hari ini merupakan puncak perdagangan pernak-pernik Imlek karena besok hari Sabtu sudah memasuki tahun baru China. “Semoga hari ini dagangan laris-manis, karena kalau tidak laku, maka jualan pada hari Minggu dan seterusnya bakal sepi lantaran Imlek sudah lewat,” timbal Melani, pedagang aneka lampion dan topeng barongsai.

Tak kalah seru di kawasan Pantjoran, Pantai Indah Kapuk (PIK), Kelurahan Kamal Muara, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara.Marketing Komunikasi Pantjoran PIK, Yogi Gunawaro mengatakan, untuk perayaan Imlek tahun ini Pantjoran PIK sudah menyiapkan beberapa pertunjukan yang sangat menarik mulai tanggal 1-29 Februari 2024 seperti, Liong UV, Barongsai, Pagoda Light Show, Chinese Live Music, Chinese Firecracker dan Meet & Greet Kaisar. “Seperti tahun sebelumnya, pertunjukan yang kita unggulkan di sini yaitu Pagoda Light Show dengan pertunjukan antraksi cahaya pada tanggal 25 Februari mendatang,” ujarnya.
Yogi menjelaskan, selain memiliki salah satu pagoda tertinggi di Indonesia dan menjadi kawasan nongkrong kekinian, Pantjoran PIK juga menyimpan aspek ritual keagamaan. Hal tersebut dikarenakan depan pagoda terpajang juga patung Dewa Kwan Im yang melambangkan kasih sayang, cinta, kedamaian, dan kebahagiaan. “Setiap kita ke Klenteng, itu kan banyak dewa-dewi, kalau orang China kan berdoanya ke dewanya sesuai tujuan dia, ada yang berdoa langsung ke dewa kesehatan, dewa kemenangan, tapi biasanya yang selalu dicari ini Dewa Kwan Im,” terangnya.

Yogi menambahkan, di kawasan seluas 5.300 meter persegi ini pihaknya juga menyediakan beraneka ragam makanan, pernak-pernik khas Imlek, serta spot foto menarik yang bisa dinikmati pengunjung. “Kita berharap di tahun Naga Kayu yang muncul 60 tahun sekali ini merupakan awal yang baik bagi kesuksesan kita semua, terutama warga masyarakat DKI Jakarta,” katanya. (Joko)

Tinggalkan Balasan