Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Rumah Duka Dibanjiri Ribuan Pelayat, Satu Birokrat DKI Terbaik Fadjar Panjaitan Meninggal Dunia

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA:
Innalillahi waina ilaihi rajiun, telah berpulang menghadap Sang Khalik, salah satu birokrat terbaik di eranya. Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta H. Fadjar Panjaitan, meninggal dunia dalam usia 68 tahun pada Kamis (22/2) dinihari.

Sebelum dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Kamis siang, jenazah disemayamkan di rumah duka Jalan Duri Utama Raya No 20, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. Ribuan orang dari berbagai penjuru DKI dan daerah lainnya berdatangan untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Fadjar yang juga pernah menjabat sebagai Walikota Jakarta Barat. Para pelayat yang hadir sebagian besar adalah kalangan pejabat, pensiunan, dan berbagai lapisan masyarakat lainnya. Turut hadir mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan, Pj Gubernur DKI Heru Budi Hartono, dan lainnya.

Pj Gubernur Heru menyampaikan rasa dukacitanya mendengar kabar ini. “Atas nama Pemprov DKI Jakarta dan sebagai pribadi, saya menyampaikan belasungkawa mendalam atas wafatnya Bapak Fadjar Panjaitan yang merupakan salah satu senior dan panutan,” ujar Heru di rumah duka. Tampak karangan bunga memenuhi pinggir jalan sekitar rumah tersebut.

Semasa hidupnya, Fadjar mengabdikan diri bekerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta. Ia menapaki karier mulai dari staf kelurahan, dan pensiun di posisi puncak sebagai Sekretaris Daerah. Di antara periode tersebut, ia sempat menduduki berbagai posisi seperti camat, Sekretaris Kabupaten Kepulauan Seribu, Kepala Biro Administrasi Wilayah, dan Walikota Jakarta Barat.

“Selama menapaki karier, sampai di posisi tertinggi sebagai Sekda, Pak Fadjar dikenang sebagai pribadi yang baik, ramah, dan tegas,” papar Heru. Menurutnya, Fadjar adalah teladan bagi para penerus di birokrasi Pemprov DKI Jakarta. Fadjar menjadi Sekda pada masa Gubernur Fauzi Bowo dan Gubernur Joko Widodo. Selama 2010-2013 itu ia mengantarkan transisi kepemimpinan dengan baik.

Kecintaan Fadjar kepada Jakarta dan negeri ini juga tidak surut meski sudah pensiun namun tetap mendedikasikan untuk pembangunan Jakarta, salah satunya ia masih menjadi Ketua
Kwartir Daerah Pramuka DKI Jakarta. “Setelah purnabakti dari kedinasan, ia pun masih mengabdikan diri untuk Gerakan Pramuka di DKI Jakarta. Semoga amal ibadah dan kebaikan beliau diterima Allah SWT,” pungkas Heru.Fadjar Panjaitan lahir pada 26 Agustus 1955 meninggalkan seorang istri dan dua putera.

Sebelum diberangkatkan ke TPU Tanah Kusir, jenazah disalatkan di Masjid An-Nur, Duri Kepa, sekitar 500 meter dari rumah duka. Para takziah tampak memenuhi ruangan masjid untuk menunaikan Salat Jenazah yang diimami oleh Anies Baswedan. (Joko)

Tinggalkan Balasan