Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

RSUD dan Puskesmas Kurang Informatif, Petugas PPID di Jakarta Harus Kuasai KIP

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Dalam upaya meningkatkan informasi soal kesehatan kepada masyarakat, Komisi Informasi (KI) berkolaborasi dengan Dinas Kesehatan DKI Jakarta menggelar sosialisasi Keterbukaan Informasi Publik (KIP) di seluruh RSUD dan Puskesmas. Pasalnya selama ini ada sejumlah fasilitas kesehatan di Ibukota yang kurang informatif kepada masyarakat.
Ketua Bidang Edukasi Sosialisasi dan Advokasi KI DKI Jakarta Aang Muhdi Gozali menyatakan pihaknya sangat berharap dapat mengkoordinasikan PPID RSUD dan Puskesmas di Jakarta sehingga lebih optimal dan siap menuju kegiatan Monitoring dan Evaluasi (Monev) 2024. “Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi di fasilitas kesehatan harus lebih menguasai dan mengaplikasikan KIP,” kata Aang pada acara audiensi ke kantor Dinas Kesehatan DKI, Rabu (28/2).

Aang menambahkan pihaknya menggelar audiensi ke kantor Dinas Kesehatan DKI guna membahas sinergi bersama. “Kami sangat berharap dapat mengkoordinasikan PPID RSUD dan Puskesmas di Jakarta sehingga lebih optimal sehingga masyarakat lebih paham soal pelayanan kesehatan,” ujar Aang. Adapun kegiatan monitoring ini sebagai upaya meningkatkan Badan Publik agar lebih siap saat dilaksanakan Monev 2024. “Serta, meningkatkan awareness bagi sektor kesehatan dalam mengelola informasi publik,” sambungnya.

Aang menjelaskan sebanyak 12 RSUD tipe A dan B diikutsertakan dalam pelaksanaan Monev. Hasilnya, terungkap ada empat RSUD di antaranya meraih predikat kurang dan tidak informatif. “Rencananya, pelaksanaan e-Monev 2024 akan mengikutsertakan seluruh RSUD tipe A hingga D dan Puskesmas yang dikoordinasikan Dinas Kesehatan DKI supaya lebih informatif, ” jelasnya.

Sementara, Kepala Sub Bagian Umum Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Mabruri mengungkapkan, pihaknya sudah memiliki rencana melakukan penguatan layanan informasi publik. “Kami sangat senang atas kunjungan dari Komisi Informasi DKI Jakarta. Momentum yang tepat, Dinas Kesehatan DKI berencana mengadakan sosialisasi bagi RSUD dan Puskesmas mengenai keterbukaan informasi,” tandasnya. (Joko)

Tinggalkan Balasan