Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Belakangan Hawa Makin Panas, Pemprov DKI Fokus Lakukan Pengendalian Udara Jakarta

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Isu polusi udara kini menjadi salah satu topik bahasan yang serius di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Pemerintah tengah berupaya keras mencari solusi untuk mengendalikan kualitas udara sebaik mungkin demi kehidupan yang lebih sehat dan nyaman bagi warganya.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta Asep Kuswanto mengatakan bahwa isu polusi udara menjadi fokus Pemprov DKI Jakarta sejak dua tahun ke belakang karena kecenderungan terjadinya penurunan kualitas. Apalagi menjelang memasuki musim kemarau ini membuat petugas yang berkompeten di bidangnya harus melakukan antisipasi segini mungkin.
“Jakarta sudah sangat konsen terhadap pengendalian pencemaran udara, khususnya masalah polusi,” ujar Asep di Jakarta, Selasa (7/5). Pada kesempatan ini Asep mengajak para pemangku kepentingan untuk merumuskan upaya antisipasi potensi penurunan kualitas udara. “Upaya ini sebagai bentuk kesigapan dalam menghadapi penurunan kualitas udara saat memasuki musim kemarau,” jelasnya.

Asep menyampaikan, penanganan masalah ini sudah tertuang dalam Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI Nomor 576 Tahun 2023 tentang Strategi Pengendalian Pencemaran Udara (SPPU) yang mencantumkan road map isu penyelesaian masalah udara di Jakarta hingga 2030. “Di samping itu, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) DKI Jakarta juga sudah berorientasi kepada lingkungan hidup,” papar Asep.

Menurutnya, prioritas pembangunan di Jakarta lima tahun ke depan, tujuh prioritasnya ada di bidang pembangunan lingkungan hidup. “Jakarta memiliki tantangan besar dalam mengelola lingkungan hidup setelah tidak lagi menjadi ibu kota negara. Tuntutan Jakarta menjadi kota global harus didukung kondisi udara yang baik. Jakarta harus mampu membiayai semua kebutuhan perencanaan secara mandiri dan tidak lagi butuh bantuan dari pemerintah pusat,” tandasnya.

Sebagaimana diketahui pada masa pancaroba menuju musim kemarau, banyak warga Jakarta sudah mulai mengeluhkan hawa yang terasa jauh lebih panas dibandingkan hari-hari sebelumnya. “Tiap hari, badan terasa gerah sekali. Di luaran panas terik. Pengennya minum terus. Apalagi nanti kalau sudah benar-benar musim kemarau, kayak apa panasnya. Semoga pemerintah ada solusi,” harap salah Efendy, satu warga Kemayoran, Jakarta Pusat. (Joko)

Tinggalkan Balasan