Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Kepsek Bandel Bakal Ditindak Tegas, Disdik DKI Larang Sekolah Gelar Perpisahan Siswa di Luar Kota

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Buntut kecelakaan maut bus pariwisata yang mengakibatkan tewasnya 11 siswa SMK asal Depok di Ciater, Subang, membuat prihatin banyak pihak. Untuk itu Dinas Pendidikan DKI melarang seluruh sekolah di Jakarta mengadakan kegiatan perpisahan ke luar kota.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Purwosusilo menyatakan turut berduka cita atas tragedi yang menimpa siswa SMK dari Depok pada Sabtu tanggal 11 Mei lalu. “Atas kedukaan tersebut, untuk sementara seluruh sekolah di Jakarta tidak usah menggelar acara perpisahan di luar kota,” kata Purwosusilo di Jakarta, Rabu (15/5).
Purwosusilo telah menerbitkan surat edaran (SE) Kepala Dinas Pendidikan DKI Nomor e-0017/SE/2024. “Larangan ini merupakan buntut kecelakaan maut bus pariwisata yang membawa para pelajar SMK asal Depok di Ciater, Subang, Jawa Barat pada Sabtu (11/5) lalu. Kecelakaan tragis itu membuat sedih kita semua,” tandasnya.

Menurutnya, Surat Edaran itu mengatur mekanisme kelulusan peserta didik mulai dari pengumuman kelulusan sampai pasca atau setelahnya. “Pada tahap pasca itu ada bunyi Satuan Pendidikan dapat mengadakan kegiatan penyerahan peserta didik pada orang tua wali di lingkungan sekolahan,” ujar Purwosusilo.

Ia menyampaikan, aturan tersebut meminta Satuan Pendidikan mengadakan kegiatan perpisahan di lingkungan sekolah. Menurutnya, perpisahan yang digelar di luar area sekolah dapat memberatkan orang tua dan peserta didik dari segi biaya dan berisiko terjadinya hal yang tidak diinginkan. “Kami arahkan untuk mengadakan di sekolah saja menggunakan fasilitas yang ada,” ucapnya.

Purwosusilo mengaku, Dinas Pendidikan DKI Jakarta banyak menerima aduan dari Satuan Pendidikan yang tetap ingin menggelar perpisahan di luar area sekolah, namun langsung ditindaklanjuti untuk dibatalkan atau diadakan di sekolah. “Saya menyarankan mereka untuk membatalkan kegiatan perpisahan di luar kota,” tegas Purwosusilo.

Ia menegaskan, jika sekolah tetap bersikeras mengadakan perpisahan di luar kota dirinya memastikan bakal memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah yang tidak memperdulikan SE tersebut. Untuk itu, pihaknya juga sudah melakukan sosialisasi di seluruh komunitas pendidikan di Jakarta. “Kami sudah sosialiasi dan sudin pendidikan di wilayah melakukan monitoring. Kalau ada sekolah yang melakukan di luar itu, berarti dia perlu pembinaan yang tuntas,” tandasnya. (Joko)

Tinggalkan Balasan