Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Raker dengan KPU-Bawaslu, Komisi II DPR Bahas RKP dan RAPBN Tahun 2025

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Komisi II DPR RI menggelar rapat kerja bersama Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) untuk membahas Rencana Kerja Pemerintah (RKP) dan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Nasional (RAPBN) Tahun 2025.

Wakil Ketua Komisi II DPR RI Saan Mustopa mengatakan, setiap komisi di DPR RI telah ditugaskan oleh Badan Anggaran (Banggar) DPR RI untuk membahas rencana kerja dengan para kementerian dan lembaga sesuai dengan siklus anggaran tahunan.

“Hasilnya nanti akan disampaikan kepada badan anggaran DPR RI,” kata Saan saat membuka rapat kerja di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (10/6/2024).

Saan menjelaskan, rapat itu beragendakan pendahuluan pembahasan anggaran tahun 2025 hingga evaluasi pelaksanaan anggaran tahun 2023 hingga Mei 2024.

Menurut Saan, rapat tersebut masih bersifat penyampaian pagu indikatif.

“Nanti kita akan bahas setelah tanggal 16 Agustus, masih ada dua tahap ke depan, dan biasanya kita lakukan konsinyering,” beber Saan.

Sementara itu, Ketua KPU Hasyim Asy’ari menjelaskan, pelaksanaan anggaran tahun 2023 terealisasi sebesar 96,88 persen.

Menurut Hasyim, KPU mendapatkan pagu anggaran tahun 2023 sebesar Rp20,2 triliun, dan realisasinya sebesar Rp19,6 triliun.

Lalu sejauh ini, tutur Hasyim, pelaksanaan anggaran 2024 baru terealisasi sebesar 73,78 persen.

Hasyim menjelaskan, pada tahun 2024, KPU mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp28,3 triliun dan baru terealisasi sebesar Rp20,9 triliun.

“Dalam rencana kerja KPU Tahun 2025, KPU memperoleh pagu indikatif sebesar Rp3,06 triliun,” tukas Hasyim

Selanjutnya, Ketua Bawaslu Rahmat Bagja menjelaskan pada tahun anggaran 2023, Bawaslu mendapat pagu anggaran sebesar Rp9,94 triliun dan terealisasi sebesar Rp8,58 triliun atau sebesar 86,39 persen, sehingga ada sisa sebesar Rp1,35 triliun.

Kemudian pada tahun anggaran 2024, Rahmat menjelaskan Bawaslu mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp11,6 triliun dan baru terealisasi sebesar Rp5,83 triliun atau sebesar 50,23 persen.

Untuk tahun 2025, ungkap Rahmat, Bawaslu mendapatkan pagu indikatif sebesar Rp2,41 triliun.

Komisi II DPR RI pun menyetujui penjelasan pendahuluan pembahasan anggaran itu dari KPU dan Bawaslu tersebut.

Komisi II DPR RI juga meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk segera menyampaikan pagu alokasi anggaran tahun 2024 dan rinciannya kepada sekretariat sebagai bahan pendukung rapat pembahasan RAPBN Tahun 2025 yang akan datang. (Daniel)

Tinggalkan Balasan