Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

PWI Jaya Selenggarakan OKK Selama 2 Hari bagi Pemula dan Peningkatan Anggota

JAKARTA : Pengurus Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi DKI Jakarta menggelar Orientasi Kewartawanan Dan Keorganisasian (OKK) angkatan ke 15 berlangsung selama 2 hari dari tanggal 19 – 20 Juni 2024, Dikantor Sekretariat PWI DKI Jakarta.

Hari pertama dilaksanakan orientasi diikuti 134 calon anggota PWI DKI Jakarta dibagi 2 sesi. Demikian pula pada tanggal 20 Juni, diikuti sebanyak 20 anggota Muda PWI yang akan meningkatkan statusnya menjadi anggota biasa.

Acara dibuka oleh Ketua PWI Jaya Kesit Budi Handoyo di dampingi pengurus lainnya, Sekretaris PWI Jaya Arman Suparman sekaligus ketua panitia pelaksana,Tb Adhi, dengan narasumber Dr.Yusuf MS Dewan Kehormatan Perkotaan PWI Jaya Irdawati,  Kadirah wakil ketua bidang Pembinaan Daerah dan Bendahara Dar Yoga.

Pada kesempatan itu Kesit memaparkan tujuan OKK ini menindaklanjuti aturan baru PWI yang dibuat dalam kongres XXV di Bandung pada tanggal 25 – 26 September 2023, agar setiap anggota yang telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW) wajib mengikuti Orientasi Kewartawanan Dan Keorganisasian (OKK) Serta melaksanakan peraturan dasar Peraturan Rumah Tangga (PDPRT) Kode Etik Jurnalistik.

“Dalam peraturan baru mewajibkan, anggota Muda mengikuti OKK, sekarang sudah tidak ada lagi sistim langsung, usai UKW harus menunggu 2 tahun baru bisa mengikuti OKK peningkatan,menjadi anggota biasa” tegas Kesit.

Dia menambahkan dalam aturan baru ini, setiap peserta OKK berkasnya akan di proses di Dewan Pimpinan Pusat disertai sertifikat sebagai bukti sudah mengikuti OKK. Kemudian baru dapat dikeluarkan kartuh anggota Biasa oleh DPP PWI.

“Karena khusus kartu anggota biasa di luar kani DPP PWI. Bukan PWI Jaya, ” ujarnya.

Selanjutnya acara di lanjutkan dengan sesi tanya jawab seputar PD, PRT, KEJ dan KPW PWI dengan narasumber Kadira, pada sesi ini anggota begitu antusias menanyakan beberapa hal terkait  keanggotaan pada Bab III pasal 7 sampai pasal 8 yang di dalamnya syarat anggota Muda dan syarat anggota Biasa. Serta pasal 8 di sebutkan, setiap anggota PWI baik anggota Muda dan Biasa berkewajiban mentaati PD,PRT, KEJ dan KPW PWI.

Menurut Kadira masa berlaku kartu anggota PWI untuk anggota Muda selama 2 tahun, anggota biaaa 3 tahun sedang untuk anggota Kehormatan tidak ada batas waktu.

Dia juga menjelaskan, dalam peraturan baru pemilihan pengurus ditingkat Kabupaten/Kota seperti DKI Jakarta telah berbentuk Kelompok Kerja (Pokja), dimana pengurusnya di tunjuk oleh PWI Provinsi berdasarkan hasil musyawah anggota.

Sementara pada sesi berikutnya membahas materi Penerapan Kode Etik Jurnalistik, UU Pers dan Pedoman Penulisan Ramah Anak dengan narasumber Dr
Yunus MS dan Indrawati.

Yunus MS mengatakan setiap wartawan dalam menyajikan berita harus terlebih dahulu mengedepankan Kode Etik Jurnalistiknya agar terhindar dari delik hukum. Tidak mengarang berita tanpa fakta.

Menurut Yusuf setiap wartawan dalam menerima informasi harus mengecek lebih dahulu kebenaran informasi tersebut, tidak menggunakan naras atau opini tanpa fakta dan selalu mengedepankan praduga tidak bersalah “diduga”.

Demikian pula dengan Indrawati, menurutnya wartawan dalam penulisan berita terkait Ramah anak harus berpedoman pada perlindungan anak.

Menurut Indriawati, setiap anak yang berusia di bawah 18 tahun yang terlibat masalah hukum atau korban, harus di rahasiakan nama lengkap anak, tempat tinggal dan nama orang tuanya .Hanya nama samaran dan Kecamatan saja.

Indriawati juga menjelaskan Dewan Pers telah melakukan MoU dengan KPAI pada tanggal 12 April 2018 tentang perlunya Wartawan dan unsur masyarakat lainnya sama sama melindungi dan menjaga keberlangsungan kehidupan anak. (John A)

Tinggalkan Balasan