Deprecated: Creation of dynamic property WpBerita_Breadcrumbs::$settings is deprecated in /home2/jakartane/public_html/wp-content/themes/wpberita/inc/class-wpberita-breadcrumbs.php on line 26

Layak Dikembangkan di Daerah Lain, UGM Peduli Pelopori Lahirnya Polmas untuk Kawasan Pendidikan

JAKARTANEWS.ID – JAKARTA: Komunitas UGM Peduli menjadi pelopor kegiatan Pemolisian Masyarakat (Polmas) untuk Kawasan Pendidikan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Kegiatan dari konsep ini antara lain membudayakan sikap saling asah dan asuh untuk ditularkan ke berbagai kampus baik yang bermukim di DIY maupun untik dikembangkan ke kota lain seluruh Indonesia.

Konsep Polmas juga menjadikan kawasan pendidikan tersebut mampu menjaga lingkungan agar terasa aman dan nyaman. Segala persoalan masyarakat yang muncul dalam kawasan tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan, memberi motivasi, solusi dan saling menasihati untuk mencari pemecahan masalah yang ada.

Kegiatan positif yang ditumbuhkan oleh generasi mahasiswa melalui UGM Peduli, diawali dengan bersih danau, pelepasan ikan, jagongan dengan Kapolda DIY, dan melakukan Bakti Sosial di area Kampus. Kapolda DIY Irjen Pol Suwondo Nainggolan, Jumat (28/06-2024) bersama komunitas Polmas secara simbolis melepas ikan di danau Wisdom Park.

“Konsep dari Polmas Kawasan Pendidikan, bukan untuk menjadikan Polri, namun masyarakat mampu menjadi polisi untuk dirinya sendiri dan lingkungan sekitarnya,” kata Kapolda Suwondo kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (29/6).

Langkah Polmas Kawasan Pendidikan, melakukan pencegahan agar tidak sampai terjadi konflik yang lebih luas sekaligus mencari solusinya. “Polisi membangun budaya tertib merupakan edukasi. Konteks ini nguwongke (memanusiakan-red) sehingga terwujud rasa aman dan damai. Disini kehadiran polisi menegakkan hukum untuk menyelesaikan konflik secara beradab,” paparnya.

Penerapan Polmas Kawasan Pendidikan di lingkungan kampus kampus guna meningkatkan kenyamanan dan keamanan merupakan gagasan yang patut ditiru dan diterapkan di semua lingkungan pendidikan. “Ide ini sebagai langkah pemolisian yang kekinian,” ungkapnya.

Irjen Pol Prof DR Chryshnanda Dwilaksana MSi selaku Kasespim Lemdiklat Polri mengomentari bahwa Comunity Policyng bisa dikembangkan berbagai model salah satunya smart policiyng yaitu harmoninya konvensional, electronic policyng. “Sejalan dengan ini tentunya lembaga pendidikan sebagai dasar untuk membagikan atau mentranformasikan pengetahuan dan membangun literasi untuk mencerahkan peserta pendidik,” paparnya.

Perpol Nomor 1 tahun 2021 tentang Polmas, bahwa kegiatan untuk mengajak masyarakat melalui kemitraan anggota Polri dan masyarakat, sehingga mampu mendeteksi dan mengidentifikasi permasalahan keamanan dan ketertiban masyarakat di lingkungan serta solusinya. “Menempatkan petugas Polmas di kawasan pendidikan guna melaksanakan strategi Polmas, Pemberdayaan semua elemen masyarakat kampus dan sekolah terutama mahasiswa dan pelajar untuk memiliki kesadaran hukum, menerapkan budaya patuh hukum, mampu mendeteksi atau identifikasi, dan memecahkan masalah Kamtibmas bersama. (Joko)

Tinggalkan Balasan